• 13

    Feb

    BURGER CINTA UNTUK BEN

    Ben adalah pria asal Perancis. Tetapi aku sering lupa kalau ia berasal dari sana. Kealpaaanku karena ia sangat fasih berbahasa Indonesia. Waktu ia datang pertama kalinya aku malah mengajaknya makan nasi. Ben menolak dengan halus. Padahal ia belum sarapan. Di rumah pun hanya disuguhi teh manis saja, Karena ia tidak makan goreng-gorengan. Konon ia menghindari kolesterol walau tidak secara ekstrim. Siangnya dia bercerita bahwa makanan pokoknya adalah roti. Pun di Jakarta. Sesekali spageti. Ia pun makan nasi padang, tapi seminggu sekali dan harus malam hari. Lalainya aku, sampai tidak tahu masalah itu. Jangan suruh aku makan nasi, apalagi pagi-pagi begini, aku tak biasa, tidak enak rasanya di perutku. Oh Tuhan, maafkan aku Ben, aku tidak tahu. Aku berjanji jika engkau datang k
  • 22

    Jan

    SELAMAT TINGGAL MASA LALU

    Hari ini, kulepas kau dari hatiku. Tepatnya mulai jam ini, menit ini, detik ini juga. Dan dari tempat ini, hati yang terdalam, kuikhlaskan semua bentuk cinta, harapan dan penantian terbang menuju awan. Biarlah mereka mengembara, mencari arahnya, kemana saja. Bahkan mendekatimu juga. Kemudian menepi di sana, biar menemukan titik nadirnya.Kukembalikan semua perasaanku padamu, duhai masa lalu. Satu alasan saja mengapa kulakukan ini. Aku tak mau dikategorikan sejenis mahluk bernama keledai. Konon ia mempunyai perangai dungu. Atau sebangsa unggas yang tiada pekerjaan lain kecuali memandang bulan. Atau sebuah bentuk kata ulang yang bernama kesia siaan. Atau sebuah kekhilafan tak berarti yang dalam istilah agama disebut mubazir. Kini semua itu tak akan ada dalam hidupku lagi. Berlalu
-

Author

Follow Me