JANGAN MENYERAH KARENA MASALAH

22 Jan 2011

Apapun profesi kita, entah itu seorang pengangguran, ibu rumah tangga, guru, pejabat pasti pernah tersandung suatu maslah di dalam hidupnya. Mengenai masalah, agama meninjaunya dari dua aspek. Masalah sebagai cobaan hidup dan masalah sebagai hukuman atas perbuatan kita. Tergantung kita melihatnya dari sisi mana. Tapi darimana pun kita melihatnya adalah bijaksana kalau kita menyikapi setiap masalah dengan baik.

Banyak orang mengatakan kalau masalah itu batu ujian. Jika begitu, harusnya masalah itu mampu memompa energi kita untuk mau berpikir guna mencari solusi. Maka masalah akan menjadi hal positif yang bisa mengaktifkan kerja otak. Karena masalah itu adalah salah satu cara agar kita introspeksi dan belajar. Itulah mengapa masalah jangan dibiarkan sebab ia akan menjadi duri dalam daging. Tetapi selesaikanlah dengan indah. Niscaya akan mengubah kita menjadi lebih baik.

Jadi tuntaskanlah masalah dan buatlah hidup lebih indah tanpa masalah. Kalaupun proses penyelesaiannya memakan waktu, maka mari bersahabat dengan masalah. Bukan berarti kita membiarkan masalah membebeani kita, tapi bersabar dalam proses penyelesaiannya.

Bagaimana kalau masalah satu belum selesai datang lagi masalah lain dan lain lagi? Jangan pernah menyerah memperjuangkan kebahagiaan hidup. Jika Anda punya tujuan hidup, berusahalah dalam waktu yang masih ada untuk selalu mencapainya. Bahkan dengan peringkat yang paling baik. Masalah pasti antri mendekati Anda. Tapi itu jangan membuat Anda gentar atau mundur ke belakang. Sebaliknya, berikanlah senyum termanis yang keluar dari hati terdalam. Tekadkan bahwa masalah itu adalah awal dari keberhasilan Anda.

Intinya jangan menyerah sebesar atau sebanyak apapun masalah yang menimpa kita. Ingat kita punya Tuhan, kita punya otak untuk berpikir, punya tenaga untuk mengerahkan daya dan punya tubuh sempurna sebagai alatnya. Mari manfaatkan itu dengan baik.

Untuk itu jadilah manusia pembelajar. Jadilah pembelajar seumur hidup. Belajarlah apapun yang bisa memberikan manfaat kepada kita. Bahkan kalau perlu belajar dari binatang sekalipun. Semut bergotong royong mengangkut makanan. Cecak dengan sabar menunggu mangsanya. Ibu kucing dengan penuh kasih sayang mencari tempat nyaman buat bayi-bayinya yang baru lahir. Ulat dengan ketenangan melalui proses waktunya dalam kepompong. Kemudian merubah dirinya menjadi lebih cantik, bisa terbang lagi. Binatang saja yang hanya mempunyai naluri bisa berbuat baik, kenapa kita manusia yang dilebihkan Tuhan dari mahluk lainnya bias menyerah? Jangan ah.

Jadi teringat cuplikan lagu The Masiv, syukuri apa yang ada, hidup adalah anugrah. Tetap jalani hidup ini, melakukan yang terbaik. Tuhan pasti kan menunjukkan, segala nikmat dan kuasaNYA. Bagi hambanya yang sabar dan tak kenal putus asa. Jangan menyerah, jangan menyerah. Nah bagaimana, Anda setuju untuk tidak menyerah?


TAGS masalah solusi


-

Author

Follow Me